Politeknik Negeri Tanah Laut

Berita

Politala Gelar Upacara Hari Pendidikan Nasional 2018

POLITALA- Hari pendidikan Nasional di maknai pada tanggal lahir seorang tokoh dan pelopor pendidikan pada masa pergerakan Indonesia melawan penjajah Belanda  yakni Ki Hajar Dewantara pada tanggal 02 Mei 1889. Kiprah dan aktivitas Ki Hajar Dewantara dalam mendirikan dan mengembangkan sekolah Taman Siswa mulai 1922. Kemudian menjadi titik pijak peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas setiap 2 Mei. Beliau juga terkenal dengan semboyan Tut Wuri Handayani yang teks aslinya berbunyi ”Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”. Arti dari semboyan ini adalah Tut Wuri Handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan). Kemudian ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide). Ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik). Jadi kita seorang generasi penerus harus mampu lebih dari beliau seorang tokoh pendidikan, yang mampu merubah keadaan dengan menciptakan suasana pendidikan yang baik.

Hari Pendidikan Nasional 2018 yang diadakan di lapangan Politala ini  dengan cuaca mendung dan disertai gerimis, Rabu 02/05/18 Ratusan Mahasiswa Politala dan Puluhan Dosen serta Staf tetap bersemangat  untuk melaksanakan Upacara Hari Pendidikan Nasional 2018 dengan Tema “Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia”.  Acara ini merupakan hari yang sangat penting, penuh dengan makna , inspirasi, dan motivasi memajukan peradaban nasional melalui pengembangan Sumber Daya Manusia yang maju. Upacara diawali dengan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih oleh anggota paskib Politala dengan diiringi lagu kebangsaan oleh  anggota paduan suara Politala.

Amanat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi disampaikan oleh Pembina Upacara yakni Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd selaku Direktur Politala dalam isi amanatnya ada sebuah pesan,”Perguruan Tinggi harus melaksanakan riset dan Inovasi karen sangat penting di situasi sosial penuh disrupsi, terutama adanaya dorongan Revolusi Industri 4.0”.

“Pendidikan tinggi kedepannya harus menawarkan banyak pilihan model pembelajaran, mulai dari face to face. Online leaarning, hingga Blended Learning. Karena sisi lain tak sedikit Perguruan tinggi yang masih mengalami kendala infrastruktur”, Pesan amanat menteri yang disamapaikan Mufrida selaku pembina upacara.

Direktur Politala selaku pembina upacara menyampaikan amanat  makna tema yang terkandung yakni,” pendidikan tinggi Indonesia harus bisa menjawab problem sosial yang dewasa ini terus bertambah banyak, baik dalam jenisnya maupun substansinya. Harapan ini dapat diwujudkan oleh para ahli di bidangnya masing-masing, yang umumnya dihasilkan oleh perguruan tinggi”.

“Ayo kita Civitas Akademika Politala Mendukung Kemenristekdikti, menuju peningkatan akses, relevansi dan mutu pendidikan dalam menghasilkan perubahan  sumber daya manusia yang memiliki intergritas menuju kemajuan dan perubahan. Sehingga pendidikan tinggi lebih dikenal masyarakat dan merubah anggapan masyarakat tentang pendidikan tinggi yang merupkan  sebuah jenjang untuk melanjutkan studi setelah menuntaskan  dibangku  sekolah menengajyang”, Imbuh Mufrida.

“Semoga tenaga pendidik Politala mampu menumbuhkan iklim Pembelajaran yang baik, demi menghasilkan lulusan  yang diharapkan”, Harapan Direktur Politala.

Seluruh Keluarga Besar Civitas Akademika Politeknik Negeri Tanah Laut mengucapkan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018. Semoga pendidikan tinggi kita khusunya kementerian riset, teknologi dan pendidikan Tinggi bisa bersaing di Era Industri  yang sangat maju. (DNA_humasPolitala)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: