Politeknik Negeri Tanah Laut

Berita

Teknologi Industri Pertanian Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Pemuda

POLITALA- Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu unsur dari Tri Drama Perguruan Tinggi. Maka dari itu  dosen maupun mahasiswa pada Civitas Akademika Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) terus berupaya menjadi garda terdepan untuk membantu dan memberikan ilmu tambahan bagi  masyarakat, agar ilmu yang diberikan bisa dimanfaatkan oleh  masyarakat. Dengan upaya tersebut Program Studi Diploma III-Teknologi Industri Pertanian Politala terus melaksanakan dan meningkatkan Kegiatan Pengabdian kepada Masayrakat.

Begitu banyak warga di Desa Pemuda, pada hari Jumat 04/05/18 menyambut dengan baik kedatangan Dosen dan Mahasiswa Program Studi Diploma III-Teknologi Industri Pertanian Politala  pada acara Pengabdian Kepada Masyarakat. Peserta sangat antusias dan berperan aktif selama kegiatan berlangsung.  Pada kegiatan tersebut dibagi 2 kelompok seperti kegiatan sebelumnya pengabdian kepada masyarakat  di Desa Ambungan (02/05/18) yang lalu, kelompok pertama disebut dengan Pengabdian Kepada  Masyarakat Bakti Mandiri dan yang kedua Pengabdian Kepada  Masyarakat Mandiri. Dimana Bakti Mandiri pendanaannya dan pelaksanaan kegiatannya dari institusi sedangkan Mandiri pelaksanaannya kegiatan dari dana mandiri dosen. Tema kegiatan dari 2 kelompok tersebut adalah pada Pengabdian Bakti mandiri tentang Teknologi Tepat Guna (TTG) Alat Pengupas Bawang sedangkan Pengabdian Mandiri tentang Pelatihan pembuatan Bawang Goreng Kriuk.

Pengabdian Kepada Masyarakat Bakti Mandiri

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dengan pemateri dosen diantaranya  Nina Hairiyah, S.TP., M.Si,  Raden Rizki Amalia, S.T., M.Si,  Meldayanoor, S.Hut., M.S dan Fatimah, S.Si.,M.P serta puluhan mahasiswa yang turut serta membantu.. Pengabdian ini dengan materi “Teknologi Tepat Guna (TTG) Alat Pengupas Bawang”, alat ini merupakan hasil karya Tugas Akhir Mahasiswa yang dapat diaplikasikan untuk mengupas bawang kurang dalam waktu 30 detik. TTG merupakan Teknologi pembuatan Alat atau sejenisnya yang bisa dipakai maupun digunakan secara maksimal dan waktu secara effesien.

Penyuluhan ini menyampikan materi tentang bagaimana cara pembuatan alat tersebut dan efisien waktu dalam penggunaannya, sehingga dalam penggunaan alat ini tidak perlu menggunakan waktu lama. Pemateri mengarahkan dan menganjurkan kepada warga desa Pemuda supaya memikirkan cara membuat alat apa yang bisa digunakan pada  skala rumah tangga.

Selain menjelaskan materi cara pembuatan alat, ada tahapan berikutnya, yakni praktek cara pengupasan bawang selam 30 Detik. Bawang yang di praktekan sebelumnya dipilih bawang yang baik baru dikupas, sehingga dapat dikupas secara baik tanpa ada kulit yang tersisa.

Pengabdian Kepada Masyarakat Mandiri

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dengan pemateri dosen diantaranya  Nuryati, S.T., M.Eng, Ema Lestari, M.Pd,  Jaka Darma Jaya, M.P., M.Sc dan Dwi Sandri, S.Si., MP serta puluhan mahasiswa yang turut serta membantu. Pengabdian ini dengan materi “Punyuluhan Pembuatan Bawang Kriuk”. Alasan pemateri mengambil tema ini karena materi sebelumnya dari Pengabdian Bakti Mandiri tentang alat pengupas bawang, sehingga materi sangat tepat tentang hasil kupasan bawang tersebut  di iris dan kemudian bisa di olah menjadi bahan makan yang bernilai ekonomis.

Penyuluhan ini menjelaskan bagaimana cara membuat bawang kriuk yang baik dan Campuran bahan makan yang bisa membuat bawang menjadi kriuk. Pada kegiatan prioritas utama yakni ibu rumah tangga di desa pemuda.

Tahapan setelah menjelaskan kemudian mempraktekan Pembuatan bawang goreng kriuk, Pertama dilakukan dengan menambahkan tepung maizena dan tepung tapioka ke dalam irisan bawang yang akan digoreng,  kalau  sudah bercampur bawang langsung digoreng.

Ulasan bersama Ketua Program Studi DIII- Teknologi Industri Pertaniaan

Ketua Program Studi DIII- Teknologi Industri Pertaniaan yakni Nuryati, S.T., M.Eng saat ditemui  mengatakan” Menjadi seorang dosen,  tidak hanya mengajar mahasiswa,  melakukan penelitian tetapi harus ada pengabdian sehingga unsur Tridarma perguruan tinggi itu bisa terpenuhi”.

Kesimpulan acara pengabdian kepada Masyarakat di desa pemuda dapat disimpulkan yakni “Pengabdian kepada masyarakat merupakan hasil penelitian ataupun teori dan praktek dalam pembelajaran yg dpt  dimanfaatkan oleh masyarakat.”, Ujar Nuryati juga selaku Dosen Prodi TIP. (DNA_HumasPolitala)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *