Politeknik Negeri Tanah Laut

Berita

Direktur Politala Melantik Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

POLITALA- Pelantikan merupakan salah satu program prioritas dalam memajukan dan penyegaran di struktur oragniassi di manajemen Politala. Maka dari itu Manajemen Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) melakukan perubahan dan melaksanakan Pelantikan Pejabat Struktural (24/07) di lingkungan Politala. Turut hadir dalam pelaksanaan pelantikan yakni para tamu undangan diantaranya Pejabat Struktural serta pejabat Non struktural Manajeman Politala dan Saksi Pelantikan.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat yang diadakan di Ruang Rapat  ini di awali dengan pembacaan Keputusan Direktur Politala oleh Eka Ariyani Putri, S.Hut.  jabatan struktural pada Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian yakni Alfiannoor, S.Pd.

Dilanjutkan dengan Pelantikan Pejabat Struktural yang ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Direktur Politala  Dr. Mufrida Zein,S.Ag., M.Pd. Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah oleh tokoh agama dan dilanjutkan kepada penandatanganan berita acara pelantikan dan Fakta integritas secara simbolis pejabat struktural yang telah dilantik dan disaksikan oleh Direktur Politala dan Jaka Darma Jaya, M.P., M.Sc. selaku Wadir II Bidang Umum dan Keuangan serta Muhammad Arif Mutaqin,M.Si. selaku Kepala Bagian Umum dan Akademik.

Di akhir acara Direktur Politala memberikan pengarahan dan menyatakan saya secara pribadi atas nama civitas akademika Politala merasa senang sudah memiliki Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian yang dulunya kosong sekarang ada, Kita semua harus sling bersinegri menjalankan  roda organisasi politala dengan baik agar tidak timpang.

 

“Semoga Pejabat Struktural pada sub bagian umum dan kepegawaian, yang  baru dilantik dengan jabatan baru ini, dapat melaksanakan amanah dan memberikan hasil yang terbaik bagi kinerja institusi kita,” Harap Mufrida.

“Institusi kita ini adalah Pendidikan tinggi, pemberi contoh keteladanan dalam segala hal, tentu segala tindak tanduk, perbuatan harus dilakukan dengan mempertimbangkan atas asas kepatutan dan kepantasan, bila tidak tercantum dalam etika kepegawaian secara umum, tentu selalu dipertimbangkan .”, imbuh Direktur dalam paparanya. (DNA_HumasPolitala)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *