Politeknik Negeri Tanah Laut

Berita

P3M Politala mengadakan Sosialisasi RP Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

POLITALA. Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat POLITALA mensosialisasikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada dosen – dosen di POLITALA, pada Rabu (17/10), sosialisasi ini digelar di Gedung Muhamad Nuh Politeknik Negeri Tanah Laut, Ruang Wakil Direktur. Hadir sebagai pemateri dalam kesempatan tersebut, Nuryati, S.T., M.Eng (Ketua Jurusan TIP POLITALA), Sukma Firdaus, S.Si., MT (Wakil Direktur I POLITALA), Anggun Angkasa B.P, S.T., M.T (Dosen MO POLITALA).

Tidak Lupa Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd selaku Direktur POLITALA memberi sambutan semakin banyak riset yang ditelurkan oleh para dosen untuk perguruan tinggi, tentu juga memberikan dampak positif bagi bagi institusi , dan juga Membantu perkembangan ilmu pengetahuan dalam kajian keilmuan dan perkembangan teknologi.

Lanjut Direktur POLITALA Dr. Mufrida Zein, S.Ag.,M.Pd , Dosen dalam menjalankan tugas tridharma tidak jarang menghasilkan karya baru. Karya baru ini penting untuk didaftarkan sebagai hak kekayaan intelektual untuk mengukuhkan penemuan para dosen. Salah satu perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, dengan mematenkan hasil penemuan. paten belum banyak pula diketahui oleh dosen, .

harapan dengan sosialisasi ini dapat memberikan motivasi para dosen untuk melidungi hasil penelitiannya. Ucap Harapan Direktur POLITALA Dr. Mufrida Zein, S.Ag.,M.Pd.

Ketiga pemateri yang penelitiannya yang berpotensi paten , jadi P3M meminta mereka memfasilitasi dan membagikan cara – cara mengajukan HKI, karena penelitian dosen di POLITALA sudah cukup banyak jadi harusnya bisa didaftarkan hak ciptanya. Ucap Marlia Adriana, S.T., M.T selaku Ketua P3M POLITALA.

Dilanjutkan dengan materi Nuryati, S.T., M.Eng  mengatakan bahwa HKI yang ada di Indonesia antara lain; hak cipta, paten, merek, indikasi geografi, desain industri, desain tata letak sirkuit terpadu, rahasia dagang, dan perlindungan varietas tanaman.  Untuk jenis Paten dibagi dalam dua macam, yaitu Paten dan Paten Sederhana.  Setelah itu materi diteruskan Sukma Firdaus, S.Si., MT Paten memiliki jangka waktu perlindungan hingga 20 tahun dan berlaku untuk jenis penemuan berupa produk, alat, proses dan metode. Sedangkan Paten Sederhana memiliki jangka waktu perlindungan 10 tahun dan hanya berlaku untuk penemuan berupa produk atau alat saja.

Dan ditutup oleh pemateri ketiga Anggun Angkasa B.P, S.T., M.T menyampaikan  materi Penelitian beorientasi kepada HKI. (HR_Humas Politala)

%d blogger menyukai ini: