Politeknik Negeri Tanah Laut

Berita

Kuliah Umum Prodi Akuntansi membahas Pasar Modal di Indonesia

Politala – Berupaya meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pasar modal, Prodi Akuntansi gelar kegiatan Kuliah Umum Pasar Modal Indonesia yang diikuti seluruh Mahasiswa Program Studi Akuntansi (25/07) di Ruang Equity lantai 3, Gedung Kuliah Mesin Otomotif Politeknik Negeri Tanah Laut.

Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya, seperti: menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya.

“Ilmu pengetahuan akan terus semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan zaman, bahkan bisnis online dimasa sekarang sudah beragam mulai dari bisnis kosmetik hingga perabotan rumah tangga, tinggal bagaimana kita memulai bisnis mana yang baik. Diharapkan dengan kegiatan ini para mahasiswa berani terjun langsung ke dunia bisnis dengan modal yang tanpa batasan di pasar modal ini” ucap Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut, Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd dalam sambutanya sekaligus membuka kegiatan kuliah umum.

Mufrida juga menuturkan, “Kegiatan ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa dalam berbisnis agar para mahasiswa mendapat strategi bisnis yang akuntabilitas dan penjaminan keuangan, agar kiranya dengan kegiatan ini dapat menjawab tantangan terhadap beberapa permasalahan kehidupan yang dihadapi saat ini”.

Kuliah Umum Pasar Modal Indonesia ini menghadirkan tiga narasumber diantaranya, Feby Devina selaku Trainer BEI KP Kalimantan selatan, Sadhu Mahardika selaku Kliring Penjamin Efek Indonesia, serta Fitriyanto selaku Kustodian Sentra Efek Indonesia.

Dalam materi pertama oleh Feby Devina memaparkan,”Apabila kita berinvestasi maka harus mendapatkan laba atau keuntungan. Investasi ada beberapa pilihan antara lain investasi konvensional, yang biasanya sering ditemui dikehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, disaat memiliki uang lebih, lalu uang tersebut dibelikan rumah, tanah dan rumah. Hal tersebut dilakukan agar nantinya dikemudian hari mendapat keuntungan apabila dijual kembali”.

“Padahal investasi yang menguntungkan bisa juga melalui Pasar Modal,” kata Feby

“Kami ingin memperkenalkan Pasar Modal kepada masyarakat, khususnya di kampus. Salah satunya di Politeknik Negeri Tanah Laut,” terangnya. (HumasPolitala)

%d blogger menyukai ini: