Politala- Mengahadapi pandemi Covid-19 yang melanda saat ini ketahanan pangan suatu daerah harus sangat diperhatikan, maka dari itu Politala mengadakan Webinar bertajuk “Integrasi Pertanian dan Peternakan Dalam Rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan”, yang mana nantinya akan membahas strategi yang tepat untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Webinar di selenggarakan secara offline di Aula Gedung TI Politala dan secara Online via Zoom serta secara Live Youtube. (28/04/2021)

Webinar yang berkejasama dengan Pemerintah Daerah  Kabupaten Tanah Laut dan PT. Arutmin Indonesia ini diisi dengan Keynote Speaker yaitu Ir. Suharyo Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanah Laut dan Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut, serta dengan narasumber yang sangat berkompeten antara lain, E. Wawan, S.T Community Development PT. Arutmin Indonesia Tambang Asam-Asam, Ir. Anis Wahi, M.Si Dosen Jurusan Peternakan Universitas Lambung Mangkurat dan Anton Kuswoyo, S.Si., M.T Dosen Agroindustri Politala  dan juga sebagai Praktisi Peternakan Kambing.

Webinar diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan oleh Direktur Politala Dr. Mufrida Zein, S,Ag., M.Pd. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa sejak adanya wabah pandemi Covid-19 ini telah mempengaruhi mobilitas distribusi bahan pangan, sehingga masing-masing daerah telah mencanangkan lumbung pangan guna mencegah kelangkaan bahan pokok makanan.

Beliau juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Tanah Laut selain memiliki potensi perkebunan sawit dan karet yang baik namun juga memiliki potensi peternakan yang sangat besar, diantaranya peternanakan ayam, kambing dan sapi yang mana Kabupaten Tanah Laut memiliki populasi sapi sekitar 40% se-Kalimantan Selatan.

“Harapan saya potensi yang besar ini tidak disia-siakan oleh para generasi muda, generasi milenial, khususnya mahasiwa, agar turut ambil bagian dalam pengelolaan potensi potensi yang ada. Dengan adanya Webinar semoga menjadi pemicu serta inspirasi bagi kita semua untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan” tutur Mufrida.

Dalam sesi pemamaparan materi, yang pertama disampaikan oleh Ir. Suharyo yang membahas tentang potensi peternakan di Kabupaten Tanah Laut, dilanjutkan oleh E. Wawan, S.T yang menyampaikan materi tentang Pertanian Terpadu, lalu Ir. Anis Wahdi, M.Si menyampaikan tentang cara serta tips memulai wirausaha di bidang pertanian dan peternakan dan terakhir oleh Anton Kuswoyo, S.Si., M.T yang membagi pengalaman beliau tentang integrase pertanian dengan peternakan kambing.

Dalam masing-masing pemaparan materi yang bedurasi 20 menit ini diikuti oleh 122 peserta online via aplkasi Zoom dan ditonton oleh 300 viewers di akun resmi Youtube Politala. Pada akhir Webinar diadakan sesi tanya jawab oleh peserta yang mengikuti Webinar secara online maupun offline dengan narasumber. Hms_Politala