POLITALA- Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) termasuk perguruan tinggi negeri baru memiliki dosen– dosen yang berlulusan Dalam Negeri dan Luar Negeri. Melalui Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (KEMENRITEK/BRIN) Republik Indonesia, Dosen Politala dipacu terus untuk meningkatkan dan mengembangkan Penelitian maupun Program Kemitraan  Masyarakat (PKM) dengan mengacu  Tri Drama Perguruan Tinggi. Oleh karena Itu Politala dengan Upayanya bisa menumbuhkan Dosen- dosen  yang memiliki segudang prestasi yang bisa memberikan kemajuan Institusi sendiri.

Dosen- dosen Politala bersaing dengan Dosen- Dosen  Perguruan Tinggi Negeri dan Swatsa lainnya ditingkat nasional ini  sudah mampu menunjukan keberadaan Politala di dalam Prestasinya. Prestasi yang didapat dosen tersebut  akan diberikan Hibah dari program KEMENRISET/BRIN Republik Indonesia. Pengembangan penelitian dan PKM ini akan terus ditingkatkan agar Politala tetap berada di posisi yang memiliki segudang prestasi dalam penelitiannya.

Dosen- Dosen Politala yang lolos pada Skema Penelitian  yakni Sukma Firdaus,S.Si., M.T. sebagi Ketua Tim dengan anggota Kurnia Dwi Artik, S.T., M.T dengan mengambil Judul “PENGEMBANGAN SISTEM DETEKSI KELELAHAN BERBASIS SINYAL BIOLOGIS DETAK JANTUNG PENGEMUDI MOBIL”.

Harapan Ketua Tim Penelitian (30/01) yakni Sukma FIrdaus, S.Si., M.T mengatakan,” Penelitian selanjutnya saya mengharapkan bisa menerapkan kemajuan Teknologi yang berkembang saat ini, Agar era yang maju sudah menggunakan teknologi tepat guna yang dapat digunakan masyarakat’.

Sukma juga berpesan,” Ayo  semua Kawan Kawan yakni dosen Politala mari kita bangun dan kita bersinergi untuk memajukan institusi kita ini  lebih unggul dengan bersemangat menujukan kemampuan kita dalam bidang penelitian”.

Sedangkan Dosen- Dosen yang Lolos Skema PKM  yakni  Anton Kuswoyo, S.Si., M.T. sebagai Ketua Tim dengan beranggota yakni  Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd dan Ir. Rusuminto .S, M.T.  Judul yang diambil Tim pada skema PKM  yakni “PKMPEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN DALAM PEMBUATAN IKAN ASAP DAN PEMANFAATAN LIMBAH PERIKANAN MENJADI PAKAN PUYUH DI DESA KUALA TAMBANGAN KABUPATEN TANAH LAUT”.

Ketua Tim PKM (30/01) yakni Anton  saat di temui mengatakan, “Harapannya melalui program PKM ini kami dapat membantu nelayan di pesisir pantai untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan yaitu dengan mengolah ikan menjadi ikan asap”. Ikan asap memikiki cita rasa yang khas, banyak disukai masyarakat dan tahan disimpan beberapa minggu. Bisa dijadikan produk unggulan khususnya di Desa Kuala Tambangan yang mayoritas penduduknya adalah nelayan.

Anton dalam programnya nanti  menambahkan, “Selain itu, tim pengabdian juga akan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan limbah perikanan menjadi pakan burung puyuh. Limbah perikanan berupa ikan-ikan kecil, ikan rusak, cangkang kepiting, udang kecil yang tidak laku dijual, dapat diolah menjadi pakan puyuh. Hal ini karena kandungan protein limbah perikanan tergolong tinggi, sehingga sangat baik untuk pakan puyuh”.

“Dengan membuat ikan asap dan mengolah limbah perikanan menjadi pakan puyuh, diharapkan dapat meningkatkan penghasilan para nelayan, membuka peluang pekerjaan baru, dan bisa memberdayakan ibu-ibu di rumah saat suaminya bekerja di laut menangkap ikan”, imbuh anton

Direktur Politala yakni Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd saat ditemui (27/01) mengatakan,” Saya merasa bangga terhadap dosen- dosen yang sudah menujukan prestasinya yang  dapat bersaing tingkat Nasional pada ribuan perguruan tinggi Negeri/ swasta”.

“Semoga adanya prestasi ini Dosen- Dosen Politala lainnya  yang belum Lolos, diharapkan bisa meningkatkan Penelitiannya yang lebih giat dan baik agar dapat bersaing tingkat nasisonal yang bisa mengharumkan nama institusi kita”, Imbuh Mufrida saat ditemui pekan lalu.

Kepala  Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yakni Marlia Adriana,S.T., M.T saat  ditemui (30/01) mengharapakan untuk kedepannya dalam program hibah ini, “Dosen Politala tahun depan bisa lebih banyak lagi mendapatkan hibah penelitian dan PKMmelalui pendanaan RISTEK/BRIN maupun hibah penelitian pengabdian lain yang ada. Harapan”.

“Harapanya juga Penelitian dan  PKM dosen makin banyak inovasi baru khususnya bidang industri pertanian sebagai riset unggulan Politala sehingga dapat dimanfaatkan untuk masyarakat”, harap ketua P3M yang sering disapa Lia.

Marlia kepala P3M juga dalam programnya mengatakan bagi dosen yang belum lolos diharapkan terus berupaya dalam membuat proposal yang baik dan P3M akan melakukan evaluasi agar kedepan proposalnya memenuhi kriteria sehingga nantinya bisa mendapatkan hibah dari BRIN sesuai persyaratan. (HMS_Politala)