
MTQ Politeknik Nasional 2026 Resmi Dibuka di Politala, Perkuat Karakter Spiritual Mahasiswa Vokasi
Tanah Laut – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) pada Senin (13/4/2026), saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Mahasiswa Politeknik Tingkat Nasional Tahun 2026 resmi digelar di depan Gedung Kuliah Terpadu Politala. Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai politeknik di seluruh Indonesia.
Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Ketua DPRD Tanah Laut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Ketua Bakorma, Kepala LLDikti Wilayah XI, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut, perwakilan Kodim 1009/Pelaihari, Kapolres Tanah Laut, perwakilan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Hakim Pengadilan Negeri Tanah Laut, Ketua Pengadilan Agama Tanah Laut, Ketua Bapperida Tanah Laut, serta para pendiri Politala. Kehadiran para undangan tersebut tidak hanya secara langsung (luring) di lokasi kegiatan, tetapi juga diikuti secara daring, sehingga memperluas partisipasi dalam pembukaan MTQ tingkat nasional ini.
Rangkaian pembukaan diawali dengan pertunjukan Madihin Banjar, kesenian tradisional khas Kalimantan Selatan yang menggabungkan unsur sastra lisan, humor, dan pesan-pesan moral yang disampaikan secara spontan dan komunikatif. Penampilan ini berhasil menghidupkan suasana sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para peserta dari berbagai daerah.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran yang menambah nuansa religius dan khidmat dalam pembukaan kegiatan.
Direktur Politala, Meldayanoor, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQ Politeknik Nasional 2026 merupakan bagian dari rangkaian tiga kegiatan besar yang dilaksanakan secara bersamaan, yakni MTQ, Festival Habsyi Syiar Syair, dan Expo Politala 2026.
Menurutnya, ketiga kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Politala dalam membangun pendidikan vokasi yang tidak hanya berfokus pada kompetensi teknis, tetapi juga penguatan nilai spiritual, pelestarian budaya, serta pengembangan jiwa kewirausahaan.
“MTQ ini bukan hanya perlombaan, tetapi sarana strategis untuk membina generasi muda agar mencintai, memahami, dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi Qur’ani yang mampu menjadi teladan serta agen perubahan di tengah masyarakat, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Selanjutnya, Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan MTQ Politeknik Nasional 2026, menekankan pentingnya keseimbangan antara kompetensi dan karakter bagi mahasiswa vokasi.
Ia menyampaikan bahwa mahasiswa politeknik tidak cukup hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga perlu memiliki fondasi nilai dan moral yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, MTQ menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk kepribadian yang berakhlak.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tanah Laut sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai membawa dampak positif, baik dalam mempererat hubungan antar mahasiswa maupun memperluas wawasan kebangsaan.
Ia pun mengingatkan para peserta agar tidak semata-mata berorientasi pada hasil akhir perlombaan, melainkan menjadikan kegiatan ini sebagai proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri dan memperdalam pemahaman terhadap Alquran.
MTQ Politeknik Nasional 2026 mempertandingkan empat cabang lomba, yakni Hifdzil Quran, Tartil, Tilawah, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Sejumlah tahapan seleksi telah dilaksanakan secara daring sebelum memasuki babak final yang digelar bersamaan dengan pembukaan kegiatan.
Selain MTQ, Festival Habsyi menjadi wadah bagi pelajar tingkat SLTA di Tanah Laut untuk menyalurkan bakat seni Islami, sementara Expo Politala 2026 menghadirkan berbagai karya inovatif mahasiswa serta puluhan pelaku UMKM lokal.
MTQ Politeknik Nasional 2026 berlangsung selama dua hari, 13–14 April 2026. Selama pelaksanaan, kawasan kampus Politala turut diramaikan berbagai kegiatan yang memadukan nuansa religius, budaya, dan ekonomi, sehingga menciptakan ruang interaksi yang hidup bagi mahasiswa dan masyarakat. (Hms_Politala)
