Back

Politala Gelar International General Lecture 2026, Awali dengan Penandatanganan Kerja Sama Internasional

Politala – Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) menyelenggarakan Politala International General Lecture 2026 pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Aula Gedung Kuliah Terpadu Politala, sebagai wujud implementasi awal kerja sama internasional dengan sejumlah mitra strategis, yakni General Network Professional (GNPRO), Kaohsiung Friends of Indonesia (KFI), serta re-MoU dengan PT Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation).

Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan kerja sama antara Politala dengan ketiga mitra tersebut yang dilakukan oleh Direktur Politala, Dr. Ir. Meldayanoor, S.Hut., M.S, bersama perwakilan dari masing-masing instansi. Penandatanganan ini disaksikan oleh seluruh jajaran manajemen Politala, para Wakil Direktur, serta peserta kegiatan yang terdiri dari seluruh dosen Politala.

Sebelumnya, Politala telah melakukan penjajakan kerja sama melalui diskusi awal secara daring bersama para mitra. Dalam diskusi tersebut, Politala memperoleh pemahaman mengenai latar belakang, visi, dan program dari masing-masing asosiasi yang dinilai sejalan dengan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dari hasil penjajakan tersebut, disepakati bahwa International General Lecture menjadi langkah awal implementasi kerja sama internasional.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politala dan diketuai oleh Ahmad Rusadi Arrahimi, selaku Kepala P3M Politala.

Pada Politala International General Lecture 2026, Politala menghadirkan narasumber internasional, yakni Prof. Dr. Tien-Chin Wang, Profesor bidang International Business dari National Kaohsiung University of Science and Technology, Taiwan, yang menyampaikan materi “Transforming Decision Making through Generative AI in Modern Network Infrastructure”. Selain itu, hadir pula Wei-shin Tsay, Ph.D, CEO Kaohsiung Friends of Indonesia (KFI) sekaligus Chairman Kaohsiung Little Southeast Asia Association, yang memaparkan konsep keseimbangan antara High-Tech dan High-Touch dalam pengembangan pendidikan dan pemberdayaan komunitas internasional. Narasumber lainnya adalah Saratchan Ploybut, dosen pada International Business Program, International College (IC), Dhurakij Pundit University, Thailand, yang memberikan perspektif mengenai pengembangan pendidikan bisnis dan kolaborasi lintas negara.

Melalui materi yang disampaikan, peserta memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan Generative AI dalam mendukung pengambilan keputusan, penguatan infrastruktur jaringan modern, serta pentingnya menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan. Materi tersebut juga menyoroti praktik international community services dan kolaborasi perguruan tinggi dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Usai kegiatan, Politala bersama para narasumber yang juga merupakan pimpinan dari masing-masing asosiasi melaksanakan diskusi lanjutan untuk membahas arah kerja sama ke depan. Dalam diskusi tersebut, seluruh pihak sepakat untuk mendukung rencana penyelenggaraan Politala International Conference yang akan diprakarsai oleh tim P3M Politala dan direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Selain itu, Politala dan para mitra juga menyepakati kolaborasi dalam pelaksanaan International Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat Internasional) sebagai bentuk implementasi lanjutan kerja sama yang selaras dengan Tridarma Perguruan Tinggi.

Melalui kegiatan ini, Politala berharap kerja sama internasional yang telah dirintis dapat terus berlanjut dan diimplementasikan secara berkelanjutan, sehingga semakin memperkuat peran Politala sebagai institusi pendidikan vokasi yang berdampak, adaptif, dan berdaya saing global. (Hms_Politala)