Politala- Sesuai kebijakan Pemerintah pusat tentang merebaknya wabah virus Corona untuk tidak melakukan pertemuan dan berkumpul di suatu tempat. Dalam hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (KEMENDIKBUD RI) mengadakan rapat terbatas bersama pimpinan Politeknik Se-Indonesia menggunakan video conference (12/03) dengan jajaran KEMENDIKBUD.

Kegiatan di ikuti pimpinan Politeknik Se-Indonesia dalam membahas isu-isu terkait Politeknik khususnya pendidikan vokasi. Politala yang turut hadir dalam acara video conference yakni Direktur, seluruh Wakil Direktur, seluruh Ketua Jurusan, Kepala P3M, Kepala P4MP, seluruh Ketua Unit Layanan, dan Ketua SPI.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, ”Semua Politeknik jika ada yang mengajukan prodi baru bisa menunjukan kerjasama atau pun rekrutment   dengan perusahanan kelas dunia, perusahaan non profit kelas dunia dan Universitas top dunia, dengan adanya kerjasama tersebut langsung kami approve untuk pembentukan prodi baru”.

“Masih banyak permintaan pembiayaan ini itu sudah tidak relevan, perguruan tinggi harus berani mengajukan PTN Badan Hukum yang harus independen dan nantinya tidak ada penurunan budget bagi PTN Badan Hukum”, imbuh Nadiem

Nadiem dalam sambutannya mengatakan, “Politeknik juga harus bisa menjalin kemitraan dengan industri, agar mahasiswa magang dan  lulusan Politeknik nanti bisa digunakan oleh industri”.

“Salah satu cara untuk meningkatkan mutu, Politeknik bersama industri bisa menjalin kemitraan dalam hal penggunaan alat industri sehingga Politeknik tidak perlu lagi mengajukan alat kembali kepada Pemerintah”, tutur menteri Pendidikan dan Kebudayaan (HMS_Politala)