
Melalui Sustain Action 2025, Kolaborasi Politala dengan PLN Berlanjut dengan Peninjauan Lahan Smart Agroflok
Pelaihari – Empat mahasiswa Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala), Enjelina Tasia Boru Hutajulu, Puan Gusti Halida Lutfiah, Syahrur Romadhoni dan Daniel Oknil Ricky Rayanda mengikuti ajang nasional PLN Sustain Action 2025 di Jakarta dengan membawa gagasan inovatif bertajuk Smart Agroflok. Ide tersebut mengusung konsep pertanian terpadu yang memanfaatkan teknologi dan energi terbarukan untuk meningkatkan produktivitas petani.

Dalam proposal yang mereka ajukan, Kelompok Tani Hutan (KTH) Bumi Priangan di Desa Bumi Jaya dipilih sebagai lokasi rencana pengembangan. Kreativitas itu muncul dari hasil observasi mereka terhadap kondisi desa yang belum teraliri listrik PLN dan masih memiliki keterbatasan jaringan internet. Meskipun belum meraih posisi juara utama, pencapaian mereka menjadi finalis nasional tetap menjadi kebanggaan tersendiri.
Politeknik Negeri Tanah Laut memberikan penghargaan atas upaya dan pemikiran kedua mahasiswinya. Sebagai institusi pendidikan vokasi, Politala menilai bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional seperti ini membuktikan bahwa mereka mampu menciptakan gagasan yang relevan, aplikatif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut atas gagasan tersebut, PLN bersama tim Politala melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi Smart Agroflok pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat kondisi lahan, mempelajari potensi wilayah, dan menilai kesiapan penerapan teknologi energi terbarukan yang sesuai dengan kebutuhan pertanian setempat. Kehadiran Kepala Desa Bumi Jaya, Mulyono, menambah dukungan bagi terlaksananya rencana tersebut.
Bagi Politala, kegiatan peninjauan ini menunjukkan bahwa karya dan ide mahasiswa dapat terus dikembangkan hingga ke tahap realisasi di lapangan. Kolaborasi yang terbangun antara Politala, PLN, dan pemerintah desa menjadi bukti komitmen kampus dalam mengawal inovasi mahasiswa agar dapat memberikan dampak nyata bagi komunitas lokal. Proyek Smart Agroflok diharapkan mampu menjadi contoh implementasi teknologi ramah lingkungan yang memperkuat sektor pertanian daerah.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya Politala dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Kampus berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan energi terbarukan dan menghadirkan berbagai inovasi yang relevan bagi kemajuan daerah dan pembangunan berkelanjutan. (Hms_Politala)
