Back

Politala Laksanakan Program Desa Binaan 2025 di Kantor Desa Panggung Baru, Dorong Kemandirian dan Peningkatan Pendidikan Tinggi

Desa Panggung Baru – Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) kembali mengadakan Program Desa Binaan 2025 yang bertempat di Kantor Desa Panggung Baru, 18 November 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan teknologi terapan, inovasi, dan pendampingan kepada masyarakat desa.

Kegiatan ini mengusung tema “Bersinergi dalam Inovasi dan Teknologi Berdampak untuk Mewujudkan Desa yang Mandiri, Tangguh, dan Berdaya Saing.” Acara dihadiri oleh Ketua Pelaksana, perangkat desa, Direktur Politala, dosen, mahasiswa, dan warga setempat.

Ketua Pelaksana Program Desa Binaan, Ahmad Rusyadi Arrahimi, S.Kom., M.Kom, dalam sambutannya menekankan bahwa program ini merupakan wujud pelaksanaan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap rangkaian program yang kami bawa hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Panggung Baru, sesuai dengan tema kita tahun ini: bersinergi dalam inovasi dan teknologi untuk menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Muhammad Arifin, Kepala Desa Panggung Baru. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya desanya sebagai lokasi program desa binaan Politala tahun ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Politala yang telah memilih Desa Panggung Baru sebagai desa binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, terutama melalui pelayanan dan penyuluhan dari berbagai program studi. Semoga warga kami dapat memanfaatkan ilmu dan layanan yang diberikan hari ini,” ungkapnya.

Muhammad Arifin juga mendorong para lulusan SMA sederajat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Politala, sejalan dengan program “1 Desa 1 Sarjana.”

“Melanjutkan kuliah bukan hanya soal memperoleh gelar, tetapi juga membuka peluang masa depan yang lebih baik, meningkatkan kualitas hidup keluarga, dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan desa,” tambahnya.

Direktur Politala, Dr. Ir. Meldayanoor, S.Hut., M.S, kemudian hadir memberikan sambutan sekaligus meresmikan kegiatan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara kampus dan masyarakat desa dalam mencapai kemandirian dan daya saing.

“Politeknik Negeri Tanah Laut hadir untuk menjembatani kebutuhan masyarakat akan teknologi, ilmu pengetahuan, dan pendampingan. Melalui program desa binaan ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat desa,” terang Direktur Meldayanoor.

Lebih lanjut, beliau juga mengajak generasi muda Desa Panggung Baru untuk menempuh pendidikan di Politala, khususnya bagi lulusan SMA sederajat.

“Kami berharap para pemuda Desa Panggung Baru melanjutkan pendidikan di Politala. Selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, yaitu ‘1 Desa 1 Sarjana,’ ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa,” ucapnya.

Program Desa Binaan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti sosialisasi tentang sanitasi pangan, teknologi pakan ternak, instalasi listrik rumah tangga, pemeliharaan mesin pertanian, klinik kesehatan, servis kendaraan, hingga konsultasi pajak dan akuntansi. Semua kegiatan melibatkan dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi di Politala.

Warga Desa Panggung Baru terlihat antusias mengunjungi stan-stan layanan yang disediakan oleh setiap program studi Politala. Klinik kesehatan dan PMB, servis ringan kendaraan, perawatan komputer, demonstrasi alat pertanian, hingga penyuluhan terkait sanitasi pangan dan pengelolaan keuangan desa ramai dikunjungi masyarakat. Kehadiran mahasiswa dan dosen juga menjadi kesempatan bagi warga untuk berdiskusi langsung tentang teknologi dan ilmu yang dibagikan.

Program Desa Binaan 2025 menjadi langkah nyata Politala dalam mendukung program pembangunan desa berbasis teknologi dan partisipasi masyarakat, sekaligus memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat desa. (Hms_Politala)