Politala – Program Studi Teknologi Pakan Ternak (TPT) sebagai Prodi baru di Politeknik Negeri Tanah Laut menyelenggarakan sosialisasi gratis memperkenalkan prodi baru tersebut, Jumat (16/7). Guru-guru serta lulusan SMA/SMK/MA sederajat di kabupaten Tanah Laut diundang secara offline dalam  jumlah terbatas dan secara online untuk undangan lainnya melalui zoom dan YouTube Streaming.

Turut menghadiri secara offline Wadir III Politala, Ketua Prodi serta dosen-dosen Teknologi Pakan Ternak dan Agroindustri. Adapun undangan yang berhadir terdiri dari Rodi M selaku Kepala Sekolah SMKN 2 Pelaihari, serta beberapa guru dan lulusan dari SMKN 1 Pelaihari, SMKN 2 Pelaihari, SMK Harapan Bangsa Kurau, dan SMKN 1 Kintap.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya, sambutan awal oleh Ketua Prodi TPT, Dwi Sandri, dan kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu sosialisasi.

Acara yang dilaksanakan di Aula Gedung Teknik Informatika ini menghadirkan langsung Dr. Sihabuddin Chalid selaku ketua dewan penyantun dan salah satu pendiri Politala sebagai narasumber utama.

Dr. Sihab menjelaskan secara umum mengenai perbandingan berkuliah di Politeknik dan di Universitas. Ia menekankan bahwa Politeknik mencetak tenaga ahli yang siap untuk bekerja. Dalam hal ini Politala yang telah melakukan kerjasama dan perjanjian dengan beberapa industri menjadi jaminan lulusan Politala untuk siap kerja.

Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang berupa sertifikat kompetensi wajib dimiliki lulusan Politala dan menjadi pendukung kuat untuk diterima kerja di industri. “Sertifikasi Uji Kompetensi yang akan kalian dapat setelah praktek di semester 5, itu yang dicari sekarang oleh industri-industri dan ada di sini (Politala)”, ujar Sihab.

Disampaikan oleh Sihab bahwa ditargetkan akan selesai dibangun laboratorium pakan ternak di tahun yang akan datang dengan sistem closed house. Sistem ini nantinya akan terintegrasi dengan prodi-prodi yang lain seperti Teknologi Konstruksi Jalan & Jembatan (TRKJJ), Teknologi Otomotif, Teknologi Informasi, Agroindustri, maupun Akuntansi. Sehingga Prodi baru TPT ini akan menjadi unggulan di Politala.

Ungkapan harapan juga disampaikan Sihab kepada calon mahasiswa peserta sosialisasi untuk menjadi calon manager dan supervisor muda pakan ternak melalui Prodi TPT. “Sebanyak apa perusahaan pakan ternak nanti, kamu lah yang 5 tahun kedepan menjadi manager-nya, supervisor-nya, owner-nya. Kita akan merebut minimal 60% di Kalimantan Selatan orang Tanah Laut yang akan mendudukinya” tegas Sihab.

Syamsu Rizal dan Meldayanoor selaku perwakilan dari CV. Berkah Group ikut memberikan informasi tambahan kepada peserta sosialisasi melalui zoom online.

“Dikarenakan belum tersedianya ternak kambing, menurut data setiap bulan di Kalimantan Selatan menerima 6000 kambing dari Jawa. Kami melihat permasalahannya terdapat pada manajemen pemeliharaan dan pakan. Sehingga peluang lulusan dari Politala sangat besar untuk berwirausaha di Kalimantan Selatan dalam menternakkan indukan kambing”, ungkap Rizal mencontohkan salah satu isu kebutuhan ternak di Kalimantan Selatan.

Meldayanoor juga mengungkapkan bahwa Prodi TPT ini memiliki peluang pekerjaan yang sangat besar dan banyak di Kabupaten Tanah Laut.

Ia menyebutkan ada tiga peluang. Peluang yang pertama ialah peluang dari sisi pabrik dan pakan. Terdapat peluang 7 pabrikan di Kalimantan serta luar Kalimantan dan sudah ada dua pabrikan di Kabupaten Tanah Laut.

Peluang yang kedua ialah memasuki ranah perusahaan obat-obatan dan vitamin kimia sebagai penunjang dalam bisnis peternakan.

Peluang yang ketiga ialah peluang kemitraan perusahaan peternakan. Sebagian besar perusahaan yang terlibat dalam Asosiasi Perunggasan Indonesia di Kalimantan Selatan berada di Kabupaten Tanah Laut.

Melda mengungkapkan bahwa di Kalimantan tidak ada program studi teknologi pakan ternak, kecuali hanya di Politeknik Negeri Tanah Laut. “Banyak dan besar peluang pekerjaan menunggu lulusan Teknologi Pakan Ternak Politala. Tidak mungkin rasanya lulusan mereka itu akan menganggur nantinya dan sangat rugi untuk calon mahasiswa apabila tidak mengambil peluang tersebut”, pungkas Melda.

Beberapa peserta sosialisasi turut serta memberikan testimoni secara langsung. Satu diantaranya ialah Tiara Fatika Sari asal Sampit. Salah satu peserta via zoom online yang dengan semangat mengungkapkan minatnya untuk mau mendaftar Prodi Teknologi Pakan Ternak Politala.

Setelah sesi pemaparan dari Dr. Sihabuddin, dilanjutkan dengan sesi penjelasan dan pembelajaran tentang peluang berkarir di Politeknik Negeri Tanah Laut. Sesi kali ini dipaparkan oleh Noorisariyani, selaku pengadministrasi kemahasiswaan & alumni Politala. Ia menekankan sekali lagi tentang peluang untuk memilih prodi baru TPT. “Kalian boleh memilih program studi apa saja. Namun apabila kalian cerdas, kalian akan memilih pilihan yang sedikit pesaingnya, yaitu Prodi baru ini yang mana Prodi ini adalah angkatan pertama dan satu-satunya di Kalimantan” ucap Risa.

Sesi pemaparan terakhir adalah penyampaian teknisi pendaftaran mahasiswa oleh Rahman selaku pengadministrasi akademik Politala.

Sosialisasi Prodi TPT ditutup dengan sesi dokumentasi. Sebelum pulang, peserta juga disempatkan berkeliling dipandu oleh Ketua Prodi Agroindustri dan TPT untuk melihat langsung fasilitas-fasilitas pembelajaran yang akan digunakan Prodi TPT nantinya. Hms_Politala