Politala- Kurikulum pada pendidikan vokasi harus disusun bersama dengan industri. Tidak hanya disusun bersama, tetapi harus sampai pada tahap disetujui oleh pihak industri dan calon pengguna lulusan. Maka dari itu, Prodi yang baru saja dibentuk Politala yaitu Prodi Teknologi Pakan Ternak menyelenggarakan Pembahasan dan Evaluasi Kurikulum bersama industri bertempat di Gedung Muhammad Nuh Politala, Rabu (14/7).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Penyantun, Wakil Direktur I dan III, seluruh dosen Agroindustri dan dosen Teknologi Pakan Ternak Politala. Turut berhadir pada kegiatan dan juga secara daring perwakilan dari industri Tanah Laut, CV. Berkah Group, PT. Medion Adika Bakti, PT. Japfa Comfeed dan Unit Pelaksana Teknis BPTU-HPT Pelaihari.

Kegiatan Pembahasan dan Evaluasi Kurikulum diawali dengan sambutan oleh Wakil Direktur I Politala Sukma Firdaus, S.Si., M.T. Sukma mengatakan, salah satu hal yang perlu dilaksanakan pada saat pendirian program studi baru adalah evaluasi perangkat pembelajaran yaitu yang paling utama adalah kurikulum.

“Semoga dengan kerjasama pembahasan kurikulum ini kita bisa tumbuh bersama-sama dalam mensejahterakan masyarakat dan Politala sebagai institusi pendidikan dapat meningkatkan pendidikan kepada masyarakat”, tutur Sukma.

Berikutnya sambutan oleh Dewan Penyantun Politala Dr. Sihabuddin Chalid, M.M.Pd. Dalam sambutannya ia mengatakan, Prodi Teknologi Pakan Ternak adalah salah satu Prodi yang sudah lama dirancang bahkan saat awal berdirinya Politala. Hal ini dikarenakan kebutuhan utama masyarakat di Kabupaten Tanah Laut adalah dunia peternakan.

Lanjut Sihabuddin mengungkapkan bahwa, program Merdeka Belajar saat ini berkaitan langsung serta menjadi peluang besar dengan adanya peran dari dunia industri. Sehingga nantinya mahasiswa akan menerima pendidikan di kampus dan juga akan praktek langsung di industri minimal satu tahun.

Diskusi Pembahasan dan Evaluasi Kurikulum di pandu langsung oleh Kaprodi Teknologi Pakan Ternak Politala Dwi Sandri, S.Si., MP. Dalam pembahasan ini turut dijelaskan landasan history dibentuknya Prodi Teknologi Pakan Ternak salah satunya adalah peternakan yang memiliki potensi paling besar di Kalimantan Selatan adalah di Kabupaten Tanah Laut.

Dalam sesi diskusi dipaparkan draft kurikulum yang telah dirancang oleh seluruh dosen Prodi Teknologi Pakan Ternak. Pada kesempatan tersebut, perwakilan dari dunia industri yang berhadir langsung maupun secara daring dimintakan arahan dan masukan tentang usulan kurikulum apa saja yang sebaiknya dipersiapkan oleh Prodi Teknologi Pakan Ternak Politala.

Syamsu Rizal, S.Pt selaku perwakilan dari CV. Berkah Group menyampaikan rasa terima kasih serta mengapresiasi kepada Politala, karena telah memberi kesempatan kepada dunia industri untuk turut memberi masukan dalam penyusunan kurikulum Prodi Teknologi Pakan Ternak.

“Mudah-mudahan dengan masukan dari dunia industri seperti kami dapat menjadi manfaat serta menjadi pelengkap bagi terciptanya kurikulum yang tepat, sehingga bermanfaat bagi pembelajaran mahasiswa dan outputnya adalah kualitas mahasiswa menjadi manfaat bagi dunia industri”, ucap Syamsu Rizal.

Menurut Syamsu Rizal, pendirian Prodi Teknologi Pakan Ternak di Politala adalah langkah yang tepat karena potensi peternakan di Kabupaten Tanah Laut sangat luar biasa sehingga perlu adanya pendidikan khusus untuk pengelolaan peternakan secara optimal.

“Pakan yang berkualitas dan efisien adalah kunci dari suatu peternakan, karena itu lulusan D-IV Prodi Teknologi Pakan Ternak sangat match sekali dengan kendala yang ada di Tanah laut saat ini khususnya dunia peternakan”, pungkas Syamsu Rizal. Hms_Politala