Back

Politala langsung melibatkan Instruktur Mancanegara dalam Pelatihan IELTS

Politala – Pelatihan IELTS (International English Language Testing) telah dilaksanakan di Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) selama lima hari semenjak Senin (6/2) hingga Jumat (10/2). Pelatihan ini  bekerjasama dengan IALF (Indonesia Australia Language Foundation) C-CELT Teaching IELTS  Preparation. Pelatih asal Inggris (UK), seorang native speaker Kearney Derek langsung didatangkan ke Politala untuk melatih total peserta 12 orang tenaga pengajar Bahasa Inggris.

Politala sebagai tempat penyelenggara pelatihan IELTS ini juga melibatkan beberapa politeknik dan sekolah sebagai mitranya untuk ikut serta mengikuti program pelatihan.

Total 12 peserta tersebut di antaranya adalah 6 orang dosen Politala, 2 orang dosen Poliban, 1 orang dosen Polihasnur, 1 orang guru dari SMAN 1 Pelaihari, dan 1 orang guru dari SMKN 2 Pelaihari.

Pelatihan IELTS ini merupakan Kursus Sertifikat Pengajaran Bahasa Inggris Komunikatif dari IALF yang berfokus pada metode, teknik, strategi, persiapan dan pembekalan tes IELTS baik bagi mahasiswa Politala, dosen, maupun umum.

Kepala KUI (Kantor Urusan Internasional) Politala, Muhammad Ghalih mengungkapkan bahwa Politala menjadi tuan rumah pelaksana pelatihan ini didasari oleh program IISMAVO (Indonesian International Student Mobility Awards Vocation) yang telah dicapai oleh Politala yaitu telah berhasil mengirimkan para mahasiswa dan dosennya magang ke luar negeri.

Mufrida Zein selaku Direktur Politala berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas SDM dosen-dosen Bahasa Inggris di Politala mempersiapkan para mahasiswa maupun para dosen ke luar negeri. Program ini juga sebagai keseriusan Politala setelah mendapatkan pencapaian pengiriman alumni ke Taiwan dan pengiriman beberapa mahasiswa dan dosen magang ke Taiwan, Jerman, Amerika, dan Skotlandia.

“Politala telah mengirimkan banyak alumni ke Taiwan. Dua orang mahasiswi yaitu Diagne dan Tiwi juga telah mengikuti program magang ke Taiwan dan Jerman. Beberapa dosen juga telah pulang magang dari Skotlandia dan Amerika. Melalui program pelatihan ini kami ingin lebih memperkuat SDM Politala untuk siap Go Internasional,” ujar Mufrida menjelaskan.

Guru SMAN 1 Pelaihari, Rifqan Hidayat yang menjadi salah satu peserta pelatihan mengungkapkan bahwa pealithan ini memberikan gambaran sebenarnya tentang IELTS. “Kita membuka mindset mengenal IELTS yang sebenarnya. Tidak semua guru pernah merasakan, tapi dari sini kita melihat bagaimana IELTS itu, dan melihat cara yang benar untuk mengajarkannya terhadap siswa yang akan study abroad ke luar negeri dan mempersiapkan mereka untuk bekal kesana,” ucap Rifqan.

Kaerney Derek atau yang biasa dipanggil Des selaku pelatih berharap kualitas peserta kegiatan akan meningkat setelah mengikuti kegiatan. “Ya, saya berharap kualitas mereka dapat menjadi lebih baik setelah mengikuti pelatihan ini, mereka mendapatkan pemahaman terhadap materi-materi yang diberikan, dan tentunya dapat menghadapi tantangan-tantangan saat menghadapi anak didik mereka dalam penguasaan IELTS,” pungkas Des saat diwawancarai. Hms_Politala