Back

Direktur Politeknik Ketapang Isi Materi Workshop di Politala

Politala – Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut, Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd. membuka resmi workshop kurikulum berbasis Project Based Learning PBL, pada Rabu (16/11), Bertempat di Aula Gedung Kuliah Terpadu Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Pemateri dalam kegiatan tersebut diisi oleh direktur Politeknik Negeri Ketapang (Politap),  Endang Kusmana, S.E., M. M., Ak, CA. dan Ade Chandra Nugraha, S.Si., M.T. selaku dosen program studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Bandung (Polban)  ke Politeknik Negeri Tanah Laut.

Workshop yang dijadwalkan selama dua hari ini mengangkat permasalahan yang dihadapi oleh para alumni di dunia kerja saat ini. Ada empat permasalahan alumni yang telah ditemukan ketika bekerja, diantaranya tidak mampu berkomunikasi dengan baik, seperti berdiskusi, mengemukakan pendapat, mudah menyerah. Oleh karena itu pendekatan pembelajaran harus diubah dari lecture centered menjadi student centered, yaitu mahasiswa yang menjadi peran utama. Pendekatan seperti inilah yang sangat cocok dalam pembelajaran di era digital ini, demikian kata pemateri Endang, yang sudah menerapkan PBL di Politap. Menurut Endang model pendekatan PBL adalah akan dapat seorang mahasiswa mengoptimalkan kemampuan potensinya, terutama softskill untuk menyelesaikan tugas-tugas yang dihadapinya.

Direktur Politala Dr. Mufrida Zein, S.Ag., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan workshop kurikulum ini sangat penting agar bisa menerapkan PBL dengan baik, dalam rangka mempercepat keberhasilan pelaksanaan kegiatan PBL. Kondisi daerah Tanah Laut yang banyak memiliki industry dan dunia sangat memungkinkan untuk diterapkan PBL, karena itu beliau berharap workshop yang dilakukan selama dua hari ini agar diikuti dengan baik oleh para dosen.

Workshop diikuti seluruh dosen prodi Teknik Rekayasa Komputer Jaringan dan Teknik Informatika serta perwakilan 6 prodi, berjumlah 30 orang, yang ada di Politala, selain kedua narasumber memberikan pemaparan, juga  dilaksanakan tanya jawab disetiap sisi pemaparan. Pada hari kedua dilakukan pembahasan kurikulum, untuk direvisi sesuai dengan pendekatan pelaksanaan PBL yang telah diterapkan di Politala.

Sedangkan pada hari kedua, membahas tentang “Tata Kelola Arsip Berbasis Elektronik”. Kali ini seluruh dosen dan tenaga kependidikan Politala mengikuti Workshop dengan penuh antusias. Endang Kusmana menjelaskan, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau disingkat SPBE sendiri memiliki arti yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE.

Diharapkan nantinya seluruh sivitas Politala dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, efektif, efisien, akuntabel dan terpercaya, serta dapat meningkatkan efesiensi dan keterpaduan penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Elektronik. Hms_Politala